Kamis, 09 Januari 2014

Contoh Proposal Perusahaan JA.Net

Contoh Proposal Perusahaan JA.Net


Proposal Perusahaan
JA.Net
 





Menciptakan Layanan Terbaik Bersama


BAB II
Profile Perusahaan

1.      Latar Belakang Perusahaan
Perkembangan dunia teknologi dan informasi pada saat sekarang begitu cepat dan selalu mengikuti pergerakan masyarakat. Hal inilah yang membuat ketergantungan antara masyarakat dan komputer. Serta kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi dengan yang lainnya dalam jarak yang jauh melalui fasilitas jaringan internet sehingga masyarakat sangat membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan komputer dan perangkat teknologi informasi lainnya. Dalam hal ini perusahaan kami memberikan layanan jasa dalam bidang IT berupa jasa Networking,Design, Pemrograman,dan Database.
Berikut beberapa hal yang menjadi faktor utama berdirinya usaha Jasa IT  yaitu :
a.       Masyarakat sangat membutuhkan layanan internet dalam mengakses informasi-informasi yang berkembang baik untuk di pakai secara pribadi (Home) maupun Organisasi (WorkGroup) maka dari itu kami menyediakan ISP dan juga mereka belum bisa memasang instalasi jaringan internet untuk hal tersebut. 
b.      Kebutuhan pribadi maupun organisasi untuk membuat sebuah sistem informasi tentang orgnisasi melalui dunia maya. 
c.       Kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi dalam berbagai masalah yang mereka hadapi di bidang IT.

2.      Nama Dan Tempat Usaha
Usaha pelayanan jasa ini merupakan rintisan usaha baru yang kami beri nama JA.Net, Networking yang mencakup penyedia jasa ISP, instalasi komputer, instalasi jaringan lokal. Design mencakup pembuatan web pribadi atau perusahaan, Design 3D. Database Mencakup penyedia jasa pemeliharaan data dan pembuatan database.Pemrograman mencakup tentang pembuatan software sederhana untuk home dan usaha kecil menengah.

3.      Prospek Pasar
Adapun prospek pasar yang menjadi peluang usaha pelayanan jasa usaha JA.Net ini adalah Perusahaan besar atau menengah dan masyarakat umum yang menggunakan komputer atau laptop di sekitar tempat usaha ini.

4.      Manfaat Ekonomi
Mendapatkan penghasilan tambahan diluar penghasilan tetap, menambah pengalaman dalam bidang jasa dan memperbanyak hubungan kerja dengan berbagai mitra kerja.

5.      Manfaat Sosial
Kemajuan usaha juga dapat mempengaruhi lingkungan sekitar, sehingga dapat memberdayakan masyarakat yang mempunyai keahlian di bidang IT untuk bisa bekerja di usaha ini, serta masyarakat yang masih awam dengan dunia IT bisa mendapatkan informasi dari layanan jasa yang kami tawarkan. 

6.      Teknologi dan Bahan Baku Produksi
Karena usaha ini bergerak di bidang teknologi informasi maka hardware dan software yang kami gunakan adalah product terbaru dari perkembangan teknologi komputer seperti aplikasi pemograman PHP, Java, HTML serta modem ADSL untuk jaringan lokal terbaru. 


7.      Hukum
Badan usaha yang kami dirikan ini baru dan belum mempunyai badan hukum yang tatap, namun dalam perkembangannya nanti kami akan mengajukan pembuatan NPWP dan SIUP agar kami mempunyai badan hukum yang tetap. 

8.      Keuangan
Untuk pendirian usaha JA.Net ini secara garis besar kami membutuhkan dana investasi awal senilai ± Rp 50.000.000,- namun rincian dananya akan di jelaskan pada bab aspek keuangan.
























BAB II
Aspek Pemasaran

1.        Gambaran Umum Pasar
Untuk saat ini jumlah prospek pasar dibidang Jasa IT khusunya di daerah Depok masih sangat luas, untuk itu kami berfokus pada daerah ini yaitu di daerah Kelapa Dua yang mana kami melihat kebutuhan jasa IT untuk kalangan mahasiswa dan pegawai kantor cukup tinggi. 
2.         Analisa Pemasaran
A.  Konsumen
a.       Sasaran Utama Konsumen
·         Mahasiswa Perguruan tinggi yang menggunakan laptop dan masih awam
·         Dengan penggunaan komputer khususnya mahasiwa yang mempunyai Jurusan selain IT.
·         Pegawai perkantoran, Guru maupun Dosen.
·         Perusahaan yang membutuhkan dalam masalah IT
b.      Perkiraan Persediaan Jasa
Untuk memperkirakan persediaan jasa yang sediakan tidak terbatas untukMencapai kepuasan jumlah persediaan jasa yang kami  tawarkan, dari permintaan client kami bisa menyelesaikan waktu sesuai keinginan tingkat masalah yang dihadapi client. Berikut data barang dan jasa yang tersedia beserta jumlahnya :
Prediksi Persediaan Barang dan Jasa dalam 1 Bulan
Barang dan Jasa
Jumlah
Satuan
Networking



Kabel
5
Roll

Switch
5
Buah

Antena
5
Buah

Radio
5
Buah

POE
5
Buah

Router Mikrotik
5
Buah
Desain



Design Web Pribadi
4
Model

Design Web Organisasi
4
Model

Design Web Komersil
4
Model
Pemrograman



Komputer
5
Unit

Software Pemrograman
5
Jenis
Database



-
-
-
Total
52


c.       Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang dilakukan :
1)      Keterangan Jasa
Jasa yang akan kita beri adalah pelayan dalam masalah IT
2)      Keunggulan Jasa
Disini kami menyediakan pelayanan jasa saat pelanggan masuk, namun   untuk jaringan kami memberikan maintenance atau garansi untuk masalah - masalah teknis khusunya jaringan dan web  design dan pelayanan jasa untuk scaning virus dan konsultasi masalah IT secara gratis kepada konsumen.
3)      Harga Jasa Pelayanan
Harga yang di tawarkan itu bergantung pada tingkat atau level permintaan dari konsumen.
4)      Promosi          
Untuk promosi priorotas utama kami adalah melalu website, Brousur dan pamflet.
3.         Analisis Pesaing
a.         Tahap Survey Pesaing
Adapun tahap survey yang kami lakukan untuk meninjau pesaing di sekitar lokasi usaha yang akan kami lakukan yaitu di daerah akses UI, Margonda, dan Depok Baru adalah dengan cara tinjaun langsung lokasi pesaing.


b.         Keunggulan dan Kekurangan Pesaing
Dari data yang kami kumpulkan ada beberapa kelebihan dan kekurangan pesaing.
c.         Kelebihan :
·      Jasa yang lengkap dalam penanganan masalah di bidang IT
·      Jumlah pelanggan tetap yang sudah banyak
·      Tingkat kepercayaan konsumen yang sudah tinggi
d.        Kekurangan :
·       Tingkat Pelayanan jasa yang masih kurang nyaman dan ramah.
·       Tidak ada layanan dalam pembuatan sistem

4.        Peluang Pasar
Dari beberapa kekurangan yang ada pada pesaing, maka kami bisa melihat peluang pasar yang cukup menguntungkan, dimana untuk menarik pelaggan kami menyediakan layanan pembuatan website dan konsultasi masalah IT. Hal inilah yang akan membuat peluang pasar kami di daerah Sawangan menjadi cukup bagus, terutama untuk para client yang sering mengalami kendala dalam Bidang IT.


           BAB III
Aspek Produksi
1.      Produk Dan Jasa
Jenis layanan jasa yang akan kami tawarkan pada usah JA.Net meliputi :
1.1  Networking
a.       Jasa Penyedia ISP
Berupa pemasangan Koneksi Jaringan yang biasanya dipasang pada suatu perusahaan, warung internet dan rumahan agar dapat terkoneksi dengan Internet.
b.      Jasa Pemasangan Jaringan Local
Berupa instalasi jaringan yang biasanya terdapat pada perusahaan besar, menengah dan kecil seperti pemasangan jaringan pada warung internet.  

1.2  Design
a.       Design Web
Mendesign bentuk web untuk pribadi, oragnisasi dan komersil tergantung kebutuhan dari konsumen.
b.      Design 3D
Membuat suatu tampilan 3D seperti pembuatan Rumah.
1.3  Pemrograman
a.       Pembuatan Aplikasi Desktop
Membuat aplikasi kebutuhan yang disesuaikan dengan permintaan konsumen seperti aplikasi laporan perusahaan.
1.4  Database
a.       Jasa Pemeliharaan Database
b.      Jasa Pembuatan Database

2.      Proses Produksi
2.1  Networking
a.       Pemasangan ISP
Adapun teknis dalam pelaksanaan pemasangan ISP adalah sebagai berikut :
·         Konsumen meminta jenis paket koneksi yang disediakan oleh JA.Net
·         Setelah ditentukan maka kami langsung akan mendatangi tempat konsumen dan langsung memasang Jaringan.
b.      Pemasangan Jaringan Local
Adapun teknis dalam pelaksanaan pemasangan Jaringan Local adalah sebagai berikut :
·         Untuk Perusahaan, kami akan meminta data jaringan apa saja yang akan dipasang, kemudian kami langsung datang ketempat perusahaan tersebut dan memasangnya.
·         Untuk warung internet, biasanya kami akan langsung datang ketempat.
2.2  Design
a.       Design Web
Adapun teknis dalam mendesign Web adalah sebagai berikut :
·         Bisa meminta/memilih model design web yang kami sediakan atau membuat design sendiri lalu kami akan membuatnya.
·         Harga web tergantung dari tingkat kesulitan design yang di minta.
b.      Design 3D
Adapun teknis dalam mendesign 3D adalah sebagai berikut :
·         Pembuatan design 3D ini kami biasanya kami sesuaikan dengan permintaan konsumen.
2.3  Pemrograman
a.       Pembuatan Aplikasi Desktop
Adapun teknis dalam pembuatan aplikasi desktok adalah sebagai berikut :
·         Pembuatan aplikasi ini kami sesuaikan dengan permintaan konsumen dan juga disesuaikan dengan apa yang kami bisa buat dalam pembuatan aplikasi ini.
2.4  Database
a.       Jasa Pemeliharaan Database
Adapun teknis dalam pemeliharaan database ini adalah sebagai berikut :
·         Dalam pemeliharaan database ini kami biasanya langsung datang ke tempat konsumen dan juga bisa lewat jarak jauh dengan menggunakan jaringan.
b.      Jasa Pembuatan Database
Adapun teknis dalam pembuatan database ini adalah sebagai                                   berikut :
·         Seperti biasa kami langsung datang ke konsumen dan langsung membuat database sesuai dengan kebutuhan konsumen.













\


BAB IV

Aspek Organisasi, SDM dan Manajemen

1.      Umum
a.       Nama Usaha                         : JA.Net
b.      Bidang Usaha                       : Jasa
c.       Jenis Jasa                               : Networking, Design, Pemrograman dan
  Database.
d.      Alamat Perusahaan               : Jalan Pekapuran Cimanggis Depok
e.       Kode Pos                              : 16455
f.       Nomor Telepon                     : 021-96152758 / 087880172844
g.      Nomor Fax                            : 071-999-098
h.      Alamat Email                        : ja.net@gmail.com
i.        Situs Web                             : www.ja-net.us
j.        Mulai Berdiri                        : 2013
2.      Biodata Usahawan
a.       Nama                                    : Muhammad Yoga Adhiasta
No BP                                               : 54410308
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Presiden Direktur
Tempat dan Tgl Lahir           : Bogor, 17 Juli 1992
Alamat Rumah                      : Jalan Raya Tapos
Nomor HP                                        : 085710316010
Alamat Email                        :adhiasta.yoga@gmail.com
Website                                 : www.adhiasta.blogspot.com
b.      Nama                                    : Muhamad Rifai
No BP                                               : 54410604
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Wakil Presiden Direktur
Tempat dan Tgl Lahir           : Bogor, 04 Juni 1992
Alamat Rumah                      : Jalan Rasam Rt 03/05 No.7 Kel.Sukamaju
  Baru Kec. Tapos Depok
Nomor HP                                        : 087880172844
Alamat Email                        :rifaimuhamad92@gmail.com
Website                                 : www.rifaifibika.blogspot.com
c.       Nama                                    :Bagus Dyan Permadi
No BP                                               : 51410297     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Manajer Departemen Networking
Tempat dan Tgl Lahir           : Jakarta, 25 Agustus 1993
Alamat Rumah                      : Kompleks Triloka MBAU
Nomor HP                                        : 02196152758
Alamat Email                        :bagusdelarossa1@gmail.com
Website                                 : www.bagusdelarossa.co.nr
d.      Nama                                    : Rudy Eriyanto
No BP                                               : 56410268     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Koordinator Networking
Tempat dan Tgl Lahir           : Bogor, 18 Juni 1992
Alamat Rumah                      : Kp.Palahlar RT.20/08 Ds.Cikahuripan
                                                Klapanunggal – Bogor 16820
Nomor HP                                        : 0896 6335 2335
Alamat Email                        :mr.rudy09@gmail.com
Website                                 : ebookrudy.wordpress.com
e.       Nama                                    : Aldi Pranata
No BP                                               : 58423451     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Manajer Pemasaran
Tempat dan Tgl Lahir           : Cirebon, 16 September 1990
Alamat Rumah                      : Jalan Margonda Raya Depok
Nomor HP                                        : 085612345674
Alamat Email                        : aldypranata@gmail.com
Website                                 : aldypranata.blogspot.com
f.       Nama                                    : Vimala Alief Utama
No BP                                               : 58410374
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Koordinator Pemasaran
Tempat dan Tgl Lahir           : Jakarta, 24 Agustus 1992
Alamat Rumah                      : Jalan Akses UI Depok
Nomor HP                                        : 085234567643
Alamat Email                        : vimala.utama@gmail.com
Website                                 : vimalaalief.blogspot.com
g.      Nama                                    : Pulung Bagaskoro
No BP                                               :58410374      
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Manager Programming
Tempat dan Tgl Lahir           : Jakarta, 9 Februari 1992
Alamat Rumah                      : Jalan Raya Cibubur Jakarta Timur
Nomor HP                                        : 085612544150
Alamat Email                        : pulung.bagaskoro@gmail.com
Website                                 : www.pulungbagas.com
h.      Nama                                    : Subhan Rubiansyah
No BP                                               : 56410702     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Koordinator Programing
Tempat dan Tgl Lahir           : Jakarta, 17 Oktober 1992
Alamat Rumah                      : Kranggan Permai
Nomor HP                                        : 0878 7879 0902
Alamat Email                        :rubysbn@gmail.com
Website                                 : rubysocialnetworks3.blogspot..com
i.        Nama                                    : Rizki Fajar Agung
No BP                                               : 56410130     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Manajer Akunting
Tempat dan Tgl Lahir           : Jakarta, 16 July 1992
Alamat Rumah                      : Jalan Raya Sawangan Depok
Nomor HP                                        : 082126783452
Alamat Email                        : rizkyfajar@gmail.com
Website                                 : www.rizkifajar.biz
j.        Nama                                    : Ahmad Syarif
No BP                                               : 50410094     
Prodi/Jurusan                        : Teknik Informatika
Jabatan                                  : Koordinator Akunting
Tempat dan Tgl Lahir           : Depok, 12 September 1992
Alamat Rumah                      : Banjaran pucung Depok
Nomor HP                                        : 085734623456
Alamat Email                        : achmadsyarief@gmail.com
Website                                 :www.syarief-achmad.com
3.      Deskripsi Bagian
a.         Presiden Direktur
·      Melakukan monitoring/ kontrol terhadap perkembangan usaha.
·      Memberi perintah/ tugas kerja kepada Bagian koordinator.
·      Membuat kebijakan-kebijakan dan keputusan terhadapperkembanganJA.Net.
b.         Wakil Presiden Direktur
·      Melakukan Monitoring / kontrol terhadap berbagai Departemen
·      Memberi perintah / tugas kerja kepada para manajer departemen
·      Pembuat kebijakan kedua
·      Bertanggung jawab kepada Presiden Direktur
c.         Manajer Departemen
·      Melakukan Monitoring / kontrol terhadap koordinator
·      Memberi perintah / tugas kerja kepada koordinator departemen
·      Memberi laporan akhir hasil pekerjaan
·      Memegang tanggung jawab terhadap masing – masing departemen
d.        Koordinator Departemen
·      Melakukan monitoring / kontrol terhadap pegawai
·      Memberi perintah/ tugas kerja kepada para pegawai
·      Memberi laporan sementara kepada manajer departemen
·      Memegang tanggung jawab terhadap pekerjaan pegawai
e.         Pegawai
§  Membuat dan mengolola website JA.Net sebagaimediapelayanan jasaonline untuk kantor
§  Menerima permintaan pemasangan jaringan, pembuatan Web,Database, Aplikasi Program dari konsumen
·      Melakukankan maintenance terhadap kantor dan mitra kerja

4.      Analisis Kompetensi SDM
Tim kami mempunyai Sumber Daya yang cuku berkualitas untuk menjalankan usah di bidang jasa komputer ini, di buktikan dengan telah di jalankannya usaha ini secar manual/personal sebelumnya, pernah PKL pada bidang-bidang IT serta mempunyai beberapa sertifikat kompetensi (terlampir). Beberapa skill yang di kuasai oleh anggota tim
·           Menguasai pemograman web HTML dan PHP
·           Menguasai pembuatan Website dengan Joomla, Macromedia
·           Dreamwever, Wordprees, Blogspot.com, Ms  Office Publisher
·           Menguasai Pembuatan program/software sederhana berbasi databasedengan MYSQL, MS Access, SQL Server
·           Menguasai perancangan jaringan berbasi LAN dan MAN, baik denganjaringan kabel maupun wireless
Sedangkan Skill utama dari anggota tim kami adalah :
1.         Subhan Rubiansyah, menguasai pemograman berbasis web dan databaseOnline.
2.         Vimala Alief Utama, Menguasai Instalasi jaringan internet, keamanan dan maintenance
3.         Achmad Syarief, Menguasai Teknis Instalasi Komputer dan Akunting
4.         Bagus Diyan Permadi, Kemampuan teknis pemograman office dan manajemen
5.         Rizki Fajar Agung, Kemampuan dalam akunting system management
5.        Analisis Kebutuhan Dan Rencana Pengembangan SDM
·       Kami merekrut Karyawan baru, karena SDM yang sekarang ini masihrangkap jabatan.
·       Kami mentraining karyawan baru untuk ditempatkan pada Cabang baru nantinya
·       Kami akan saling berbagi ilmu dan saling membantu untuk menerapkansistem penjualan melalui internet marketing dan memantapkan strategi pemasaran kami.
6.      Rencana Pengembangan Usaha
Usaha ini akan terus kami kembangkan dengan semangat dan komitmen yang kuat, bahkan kami akan membuka cabang baru di daerah-daerah yang sangat dan memiliki peluang untuk usaha ini. Untuk modal pengembangan usaha akan kami tambah dari modal sendiri serta kredit bank.

7.      Keberhasilan Usaha
Kami yakin usaha ini akan berkembang terus dan keberhasilan nya di tentukan oleh beberapa hal sebagai berikut:
1.      Pelayanan Jasa kami yang ramah, cepat dan bertanggung jawab
2.      Letak yang strategis dalam mendirikan usaha yaitu di sekitar universitas
3.      Keunggulan layanan scan virus gratis dan konsultasi IT yang belum pernah di lakukan pesaing sekitar
4.      Anggota tim yang mempunyai link dan partner yang cukup banyak

8.      Analisis Usaha
a.         Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar
·      Dengan adanya produk dan jasa yang unik mendpatkan dukunganterhadap masyarakat sekitar terhadap usah ini.
·      Memberikan paradigma baru kepada masyarakat bahwaperkembangan komputer sangat cepat.
·      Kami bisa mengembangkan jiwa kewirausahaan sehingga kamimengerti bisnis realnya.
b.         Analisis Resiko Usaha
·      Adanya manajemen pengelolah yang kurang rapi
·      Terdapatnya cacat pada barang yang dibeli
·      Barang yang tidak laku
·      Tempat yang kurang strategis
c.         Antisipasi Resiko Usaha
·      Kita akan membuat Buku Besar, Jurnal Kas Masuk, Jurnal Kas Keluar,Kartu Persediaan, dan kita akan merancang sistem akuntansi yang baikdan membuat nota pembelian.
·      Kita akan mengikat kerjasama yang baik dengan vendor dengan prinsipbarang dapat diretur apabila cacat, rusak atau tidk sesuai dengan pesanan.









BAB VI
Aspek Keuangan

1.        Asumsi-asumsi
     Penjualan yang tertera di bawah ini adalah prediksi penjualan yang terjadi bulan pertama, berdasarkan studi lapangan yang telah kami lakukan dengan mensurvey beberapa Perusahaan, perkiraan omset, dan data-data tersebut adalah bersumber dari Pedagang yang berada di Pasar baru. Kami menargetkan penjualan terjadi peningkatan setiap tahunnya yaitu sebesar 10% dari total Penjualan pada tahun berakhir.

2.        Rencana Anggaran Biaya
    Biaya yang diperlukan dalam mendirikan usaha ini adalah sebesar Rp.50.000.000,00dengan rincian sebagai berikut :

TabelAnggaranBiaya
No
Kebutuhan
Banyak
Satuan
Harga/Satuan
Jumlah
TahapAwal




1
SewaToko
1
Tahun
Rp            6,000,000.00
Rp              6,000,000.00
2
PembelianEtalase
1
Unit
Rp            1,150,000.00
Rp              1,150,000.00
3
Pembelian Cat
4
Kaleng
Rp                  45,000.00
Rp                 180,000.00
4
Tikar 4x4 m
2
Lembar
Rp               115,000.00
Rp                 230,000.00
5
AlatKebersihan
1
Set
Rp                  50,000.00
Rp                    50,000.00
6
Pemasangan Speedy
1
Bulan
Rp            1,600,000.00
Rp              1,600,000.00

JUMLAH



Rp              9,210,000.00
PembelianAlat




7
PerangkatKomputer
4
Set
Rp            5,500,000.00
Rp           22,000,000.00
8
Speaker
2
Unit
Rp                  80,000.00
Rp                 160,000.00
9
Printer 3 in 1
1
Unit
Rp               575,000.00
Rp                 575,000.00
10
Mejakomputer
4
Unit
Rp               400,000.00
Rp              1,600,000.00
11
Tools PerawatanKommputer
1
set
Rp                  75,000.00
Rp                    75,000.00
12
HUB Router
2
Set
Rp               215,000.00
Rp                 430,000.00
13
Modem ADSL
1
Set
Rp               350,000.00
Rp                 350,000.00

JUMLAH



Rp           25,190,000.00
AccesorisKomputer




14
DVD Eksternal
1
Unit
Rp               350,000.00
Rp                 350,000.00
15
HardiskEksternal 1TB
1
Unit
Rp               900,000.00
Rp                 900,000.00
16
Mouse
5
Unit
Rp                  35,000.00
Rp                 175,000.00
17
Mouse Pad
8
Unit
Rp                    5,000.00
Rp                    40,000.00
18
keyboard
4
Unit
Rp40,000.00
Rp160,000.00
19
Cleaner
2
set
Rp                  15,000.00
Rp                    30,000.00
20
Tinta Print Warna
3
set
Rp                  20,000.00
Rp                    60,000.00
21
Tinta Print Hitam
3
Set
Rp                  15,000.00
Rp                    45,000.00
22
Kabel Data
5
Set
Rp                    5,000.00
Rp                    25,000.00
23
Kabel Power
5
Set
Rp                    8,000.00
Rp                    40,000.00
24
Cardreader
5
Set
Rp                    5,000.00
Rp                    25,000.00
25
Fan CPU
5
Set
Rp                    5,000.00
Rp                    25,000.00
26
CD-R
2
Pack
Rp                  45,000.00
Rp                    90,000.00
27
CD-RW
2
Pack
Rp                  50,000.00
Rp                 100,000.00
28
DVD-R
2
Pack
Rp                  60,000.00
Rp                 120,000.00
29
DVD-RW
2
Pack
Rp                  65,000.00
Rp                 130,000.00
30
Flashdisk 8GB
3
Unit
Rp               100,000.00
Rp                 300,000.00

JUMLAH



Rp              2,615,000.00
Lainya





31
Listrik
1
Bulan
Rp               200,000.00
Rp                 200,000.00
32
TransportasiPembelianBarang
1
Bulan
Rp               100,000.00
Rp                 100,000.00
32
PembelianDispencer
1
Unit
Rp               300,000.00
Rp                 300,000.00
33
Pembeliangalon
1
Unit
Rp                  50,000.00
Rp                    50,000.00

JUMLAH



Rp                 650,000.00
Promosi





34
PembelianPamflet
50
Lembar
Rp                    2,000.00
Rp                 100,000.00
35
Hosting Website
1
Tahun
Rp               130,000.00
Rp                 130,000.00
36
Iklan Koran
1
Bulan
Rp               500,000.00
Rp                 500,000.00

JUMLAH



Rp730,000.00
37
BiayaTakTerduga



Rp              2,000,000.00
TOTAL BIAYA



Rp           40,395,000.00

Kamis, 14 November 2013

Kasus Cybercrime Asusila dalama elektronik

KASUS ASUSILA DALAM MEDIA ELEKTRONIK

Aktor Taura Denang Sudiro alias Tora Sudiro dan Darius Sinathrya, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya untuk membuat laporan penyebaran dan pendistribusian gambar atau foto hasil rekayasa yang melanggar kesusilaan di media elektronik. 

"Saya membuat laporan, sesuai apa yang saya lihat di media twitter. Sebenarnya, saya sudah melihat gambar itu bertahun-tahun lalu. Awalnya biasa saja, namun sekarang anak saya sudah gede, nenek saya juga marah-marah. Padahal sudah dijelaskan kalau itu adalah editan," ujar Tora, di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Ia melanjutkan, pihaknya memutuskan untuk membuat laporan dengan nomor TBL/1608//V/2013/PMJ/Dit Krimsus, tertanggal 15 Mei 2013, karena penyebaran foto asusila itu kian ramai dan mengganggu privasinya.
"Saya merasa dirugikan. Sekarang juga kembali ramai (penyebarannya), Darius juga terganggu. Akhirnya kami memutuskan untuk membuat laporan. Pelakunya belum tahu siapa, namun kami sudah meminta polisi untuk menelusurinya," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Darius, menyampaikan dirinya juga sudah mengetahui beredarnya foto rekayasa adegan syur sesama jenis itu, sejak beberapa tahun lalu.
"Sudah tahu gambar itu, beberapa tahun lalu. Awalnya saya cuek, mungkin kerjaan orang iseng saja. Namun, sekarang banyak teman-teman di daerah menerima gambar itu via broadcast BBM. Bahkan, anak kecil saja bisa melihat. Ini yang sangat mengganggu saya," jelasnya.

Darius yang merupakan saksi dan korban dalam laporan itu menambahkan, banyak teman-teman daerah memintanya untuk mengklarifikasi apakah benar atau tidak foto itu. "Ya, jelas foto ini palsu. Makanya kami laporkan," katanya.
 Sementara itu, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru, menuturkan berdasarkan penyeledikan sementara, disimpulkan jika foto itu merupakan rekayasa atau editan.
"Kami baru melakukan penyelidikan awal dan menyimpulkan ini foto editan, bukan foto asli. Hanya kepala mereka (Tora, Darius dan Mike) dipasang ke dalam gambar asli, kemudian ditambahkan pemasangan poster Film Naga Bonar untuk menguatkan karakter itu benar-benar Tora. Selain itu tak ada yang diganti. Editor tidak terlalu bekerja keras (mengubah), karena hampir mirip gambar asli," paparnya.

Langkah selanjutnya, kata Audie, pihaknya bakal segera melakukan penelusuran terkait siapa yang memposting gambar itu pertama kali.
"Kami akan mencoba menelusuri siapa yang mengedit dan memposting gambar itu pertama kali. Ini diedit kira-kira 3 tahun lalu, tahun 2010. Kesulitan melacak memang ada, karena terkendala waktu yang sudah cukup lama. Jika pelaku tertangkap, ia bakal dijerat Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) UU RI 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," tegasnya.
Diketahui, sebuah foto rekayasa adegan syur sesama jenis yang menampilkan wajah Tora Sudiro, Darius Sinathrya dan Mike (mantan VJ MTV), beredar di dunia maya. Nampak adegan oral seks di dalam foto itu.

Sumber: http://showbiz.liputan6.com/read/588506/fitnah-inggrid-kansil-triomacan2000-dituntut-6-tahun-penjara
dan sumbernya juga dari  http://etikanama.blogspot.com/2013/05/contoh-kasus-cyber-crime-di-indonesia.html

Selasa, 12 November 2013

PT.JA.Net (Aspek Legal Perusahaan)

PT. JA. NET (Aspek Legal Perusahaan)


Proposal CV. JA.NET
Bergerak di Bidang Jasa
CV. JA.NET adalah usaha yang berjalan dibidang jasa, yang meliputi jasa pembuatan Database, jaringan,  Desain dan Pemrograman.
Dalam membangun suatu usaha harus di perlukan berbagai aspek perusahaan yaitu :
  1. ASPEK LEGAL PERUSAHAAN
  2. STRUKTUR ORGANISASI
  3. ASPEK PEMASARAN
  4. ASPEK KEUANGAN
Berikut adalah isi dari setiap aspek diatas
1. ASPEK LEGAL PERUSAHAAN
Bisa kita lihat untuk surat-surat yang diperlukan pada perusahaan di bawah ini :

AKTE PERSEROAN KOMANDITER
1
2
Surat Izin usaha Perdagangan (SIUP)
Siup
Surat Perjanjian kredit
PK 1
PK 2
PK 3
PK 4
NPWP (Nomor Pokok wajib pajak)
NPWP
2. SDM & STRUKTUR ORGANISASI
SDM
1. Programmer
Dibutuhkan untuk membuat program aplikasi sesuai dengan pesanan klien.
2. Database Programmer
Pemrogram database untuk memenuhi kebutuhan klien yang akan membuat database, migrasi database, dan perawatan database.
3. Pengelola Jaringan
Membuat dan mengelola jaringan yang diiliki klien ditugaskan pada karyawan yang memiliki keahlian pada bidang jaringan.
4. Harware Expert
Klien dapat berkonsultasi dengan karyawan yang ahli di bidang perangkat keras komputer. Konsultasi untuk memberikan petunjuk pada klien tentang perangkat keras yang dibutuhkan.
5. Web Designer/Programmer
Mendesain dan memrogram web untuk klien dilakukan oleh karyawan yang memiliki keahlian di bidang web.
6. Finance and  Accounting
Dibutuhkan karyawan yang teliti dalam menyusun laporan keuangan serta jujur dalam menuliskan laporan keuangan perusahaan.
7. Satuan Pengawas Internal
Dibutuhkan karyawan yang bersih dari korupsi serta tegas dalam membasmi korupsi dalam perusahaan.
8. Administrasi
Dibutuhkan karyawan yang bisa dihandalkan dalam surat menyurat serta tepat waktu dalam mengurus penyuratan ke client.
9. Pemasaran
Dibutuhkan karyawan yang memiliki jaringan luas sehingga dapat memasarkan perusahaan di global.
10. Research
Dibutuhkan karyawan professional yang berlatar belakang research untuk mengembangkan adi daya perusahaan.
STRUKTUR ORGANISASI
01
02
3. ASPEK PEMASARAN
Pasar merupakan tempat terjadinya transksi antara penjual dan pembeli, dimana transaksi tersebut akan meliputi diskusi tentang permintaan produk serta penawaran harga. Permintaan produk merupakan jumlah kebutuhan konsumen terhadap suatu produk dalam berbagai segi harga, sedangkan penawaran harga merupakan negosisasi pencocokan harga beli yang disepakati pihak penjual dan pihak pembeli.
Hukum permintaan: Apabila harga suatu barang meningkat maka jumlah barang yang diminta akan berkurang,dan sebaliknya.
Kegiatan penawaran dan permintaan produk menjadi salah satu aspek pemasaran produk.
Aspek pemasaran merupakan faktor yang mendukung kesuksesan transaksi pemasaran produk terhadap permintaan pasar terhadap produk itu sendiri. Aspek-aspek pemasaran meliputi:
1. Spesifikasi Produk
Produk yang ditawarkan kepada pasar merupakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar, dari segi kualitas serta kuantitas. Persaingan produk sejenis merupakan permasalahan utama dalam memenangkan nilai jual serta kuantitas jual sebuah produk, karena setiap perusahaan memiliki keunggulan masing-masing dalam mempromosikan keleibihan produknya. Produk yang dipromosikan baik dari segi kualitasnya harus  memiliki kualitas yang sama dengan apa yang perusahaan tawarkan kepada pasar, hal ini merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk yang  ditawarkan oleh perusahaan.
2. Segmentasi Produk
Segmentasi produk merupakan proses pembagian produk ke dalam beberapa jenis karakteristik dari sebuah produk yang diproduksi dengan berbagai tipe inovasi yang dikembangkan. Contohnya, sebuah produk shampo, pada produk shampo kualitas untuk menjaga kesehatan rambut menjadi faktor utama, tetapi setiap kulit kepada masing-masing individu memiliki perbedaan contohnya pria dan wanita, selain itu masalah yang ada pada rambut juga bervariasi, seperti, kerontokan rambut, rambut bercabang, dan lain sebagainya. Perusahaan harus melihat segmentasi ini untuk memberikan produk-produk sesuai dengan kebutuhan karakteristik konsumen sehingga pemasaran produk menjadi lebih maksimal.
3. Analisa Situasi Pasar
Untuk melempar produk ke pasaran, perusahaan wajib menganalisa situasi pasar, dimana perusahaan harus mencari tahu kebutuhan konsumesn sehingga produksi yang di lakukan oleh perusahaan memenuhi kuantitas dari permintaan sehingga memperoleh keuntungan yang maksimal. Analisa pasar dilakukan dengan melihat produk yang sejenis sejauh mana di minati konsumen, dan lalukan penganalisaan terhadap kekurangan  produk tersebut dan memperbaikinya untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar akan produk yang diproduksi. Pertimbangan penentuan harga produk juga dianalisa pada aspek ini, sebab perusahaan harus mengetahui dan merencanakan target produk untuk kalangan tingkat menengah kebawah atau menengah ke atas, tidak mungkin jika sebuah restoran bintang 5 dengan harga makanan yang sangat mahal dibuka pada lingkungan kecil menengahkan? atau mempromosikan sebuah produk mobil laborginin di perkampungan? Itulah pentingnya analisa pasar harus dilakukan.
4. Analisa Pesaing
Dalam dunia bisnis tentu akan banyak persaingan dengan perusahaan lain yang memproduksi produk yang sama, oleh karena itu sebuah perusahaan wajib menganalisa produk yang ditawarkan oleh pesaing serta harga yang dilempar kepasaran, sehingga perusahaan dapat memproduksi produk yang memiliki kualitas tidak kalah dengan kualitas produk pesaing serta harga jual pasar yang dapat distandarisasikan untuk menghindari kerugian dari segi produksi, penjualan, serta kepercayaan konsumen.
5. Strategi Promosi
Promosi merupakan kegiatan pemasaran produk yang sangat penting. Promosi membuat produk yang ingin dipasarkan menjadi dikenal oleh konsumen sehingga memberikan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk perusahaan.  Promosi adalah memberikan informasi kepada pasar tentang produk yang  dipasarkan, untuk meningkatkan permintaan, penjualan, laba, dan nilai suatu produk.  Strategi-strategi yang dapat ditawarkan saat melakukan promosi dapat berupa, pemberian diskon harga, produk dengan kualitas tinggi dengan harga jual yang murah, produk yang ditawarkan memiliki edisi tertentu sehingga menjadi sebuah produk yang langkah, atau dengan menempelkan nama-nama public figur(biaya promosi cukup besar).
6. Pembuatan Media Promosi Berbasis TIK
Promosi berbasis teknologi informatika merupakan promosi yang paling baik saat ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya website-website atau forum-forum yang menawaran jasa penjualan produk atau yang lebih dikenal e-commerce. Tarif internet yang saat ini sangat murah serta dapat diakses secara mobile menjadi salah satu keunggulan promosi produk dengan teknologi informasi. Salah satu cara yang sangat tepat dalam mempromosikan produk adalah dengan membuat sebuah website yang berisikan tentang semua info produk yang ditawarkan serta membuat akun di jejaring sosial sebagai media promosi yang cukup efektif.
Pemasaran
4. ASPEK KEUANGAN
Keuangan merupakan fungsi bisnis yang sangat penting, dimana keuangan menjadi faktor untuk menentukan anggaran, investasi, dan besarnya usahan yang akan dibuat. Aspek Keuangan adalah faktor yang menentukan biaya yang di keluarkan serta dihasilkan untuk membuat sebuah usaha yang optimal.
1. Komponen Biaya
Modal yang diinvestasikan akan digunakan sebagai biaya modal. Pada umumnya komponen Biaya Modal (Cost of Capital) terdiri dari Cost of Debt (biaya hutang) dan Cost of Equity (biaya modal sendiri). 
a. Cost of Debt (Biaya Hutang)
Hutang dapat diperoleh dari lembaga pembiayaan atau dengan menerbitkan surat pengakuan hutang (oligasi). Biaya hutang yang berasal dari pinjaman adalah merupakan bunga yang harus dibayar perusahaan, sedangkan biaya hutang dengan menerbitkan obligasi adalah tingkat pengembalian hasil yang diinginkan (required of return) yang diharapkan investor yang digunakan untuk sebagai tingkat diskonto dalam mencari nilai obligasi.
Suatu perusahaan memanfaatkan sumber pembelanjaan utang, dengan tujuan untuk memperbesar tingkat pengembalian modal sendiri (ekuitas). Biaya Utang dibagi menjadi dua macam yaitu:
a. Biaya Utang sebelum Pajak (before-tax cost of debt)
Menurut Warsono (2003: 139), besarnya biaya utang sebelum pajak dapat ditentukan dengan menghitung besarnya tingkat hasil internal (yield to maturity) atas arus kas obligasi, yang dinotasikan dengan kd.
b. Biaya Utang setelah Pajak (after-tax cost of debt)
Menurut Warsono (2003: 139), mengatakan bahwa perusahaan yang menggunakan sebagian sumber dananya dari utang akan terkena kewajiban membayar bunga. Bunga merupakan salah satu bentuk beban bagi perusahaan (interest expense). Dengan adanya beban bunga ini akan menyebabkan besarnya pembayaran pajak penghasilan menjadi berkurang.
Biaya utang setelah pajak dapat dicari dengan mengalikan biaya utang sebelum pajak dengan (1 – T), dengan T adalah tingkat pajak marginal.
b. Biaya Saham Freferen
Saham preferen mempunyai karakteristik kombinasi antara utang dengan modal sendiri atau saham biasa. Salah satu ciri saham preferen yang menyerupai utang adalah adanya penghasilan tetap bagi pemiliknya (Warsono, 2003: 143).
Menurut Weston dan Brigham (1990: 107), biaya saham preferen adalah tingkat pengembalian yang dipersyaratkan oleh investor atas saham preferen perusahaan.
c. Cost of Equity (Biaya Modal Sendiri)
Biaya modal saham merupakan tingkat hasil pengembalian atas saham biasa yang diinginkan oleh para investor. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam perhitungan biaya modal laba ditahan, yaitu pendekatan Capital Aset Pricing Model (CAPM), dimana biaya modal laba ditahan adalah tingkat pengembalian atas modal sendiri yang diinginkan oleh investor yang terdiri dari tingkat bunga bebas risiko dengan premi risiko pasar dikaliikan dengan β (resiko saham perusahaan). Iramani  dan Febrian (2005).
Adapun variabel-variabel yang digunakan dalam penghitungan CAPM adalah sebagai berikut:
1. Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko ( Rf )
Tingkat suku bunga bebas risiko diambil dari suku bunga rata-rata Sertifikat Bank Indonesia (SBI) selama satu tahun. Rf  yang merupakan suku bunga obligasi pemerintah atau surat hutang pemerintah.
2. Return Pasar ( Rm )
Return pasar dapat diketahui dengan menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per bulan untuk tiap-tiap tahun.
3. Resiko Sistematis ( β )
Perkiraan koefisien beta saham ( β ) digunakan sebagai indeks dan risiko saham beta. Perhitungan beta dilakukan dengan pendekatan regresi.
d. Biaya modal rata-rata tertimbang (WACC)
Menurut Iramani  dan Febrian (2005), dalam praktek pembiayaan atau pendanaan yang digunakan perusahaan diperoleh dari berbagai sumber. Dengan demikian biaya riil yang ditanggung oleh perusahaan merupakan keseluruhan biaya untuk semua sumber pembiayaan yang digunakan.
2. Estimasi Biaya
Perhitungan biaya yang diperlukan dalam membuat melakukan investasi. Perhitungan biaya meliputi, perhitungan, biaya tempat, produksi, karyawan, perizinan pendirian usahan dan lain sebagainya. Estimasi biaya harus tepat guna menghindari terjadinya dampak kerugian bagi investor atau pendiri usaha, sehingga usaha yang dibuat dapat berjalan dengan optimal.
3. Penyusunan Anggaran Investasi
Anggaran merupakan perhitungan modal yang dipergunakan dalam 1 periode tertentu. Penyusunan anggaran terdiri dari top down dan bottom up.
Top Down
proses penyusunan anggaran tanpa penentuan tujuan sebelumnya dan tidak berlandaskan teori yang jelas. Proses penyusunan anggaran Top Down ini secara garis besar berupa pemberian sejumlah uang  dari pihak atasan kepada para karyawannya agar menggunakan uang yang diberikan tersebut untuk menjalankan sebuah program.
Bottom Up
proses penyusunan anggaran berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dan anggaran ditentukan belakangan setelah tujuan selesai disusun. Proses penyusunan anggaran dari Bottom Up merupakan Komunikasi strategis antara tujuan dengan anggaran .
4. Cash Flow
Tujuan utama laporan arus kas adalah menyediakan informasi yang relevan mengenai penerimaan dan pembayaran kas sebuah perusahaan selama suatu periode. Rincian pengeluaran dan penerimaan kas di dalam laporan arus kas dapat dibedakan menjadi tiga aktivitas, antara lain:
1. Aktivitas Operasi (Operating Activities)
Aktivitas ini meliputi segala aktivitas bisnis perusahaan yang berhubungan baik secara langsung, maupun tidak langsung dengan kegiatan operasional pokok atau yang utama dari perusahaan, yaitu dari transaksi yang digunakan untuk menentukan laba bersih.
2. Aktivitas Investasi (Investing Activities)
Aktivitas ini meliputi segala kegiatan yang berhubungan dengan harta (assets) yang terdapat pada neraca.
3. Aktivitas Pembiayaan (Financing Activities)
Aktivitas ini akan memiliki kaitan dengan segala transaksi atau proses aktivitas bisnis suatu perusahaan yang mempengaruhi pos-pos kewajiban dan ekuitas pemilik.
Para investor biasanya terlebih dahulu akan memperhatikan laporan arus kas dibandingkan laporan laba rugi (income statement). Hal ini dikarenakan kas adalah tergolong harta lancar yang tingkat likuiditasnya paling tinggi di antara semua harta lancar. Karena tingkat likuiditasnya paling tinggi, maka kas tersebut dapat dengan segera melunasi segala kewajiban yang ada pada perusahaan terhadap investor. Dengan kata lain, dalam keadaan yang paling buruk, sejauhmana perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya dapat melunasi kewajibannya, dapat diukur dengan seberapa besar nilai kas yang ada pada laporan arus kas-nya.
5. Kriteria Investasi
Keputusan investasi merupakan keputusan manajemen keuangan yang paling penting di antara ketiga keputusan jangka panjang yang diambil manajer keuangan. Disebut penting, karena selain penanaman modal pada bidang usaha yang membutuhkan modal yang besar, juga keputusan tersebut mengandung risiko tertentu, serta langsung berpengaruh pada nilai perusahaan.
Pada umumnya, langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengambilan keputusan investasi adalah sebagai berikut:
1. Adanya usulan investasi (proposal investasi).
2. Memperkirakan arus kas (cash flow) dari usulan investasi tersebut.
3. Mengevaluasi profitabilitas investasi dengan menggunakan beberapa metode penilaian kelayakan investasi.
4. Memutuskan menerima atau menolak usulan investasi tersebut.
Untuk menilai profitabilitas rencana investasi dikenal dua macam metode, yaitu metode konvensional dan metode non- konvensional (discounted cash flow). Dalam metode konvensional dipergunakan dua macam tolok ukur untuk menilai profitabilitas rencana investasi, yaitu payback period dan accounting rate of return, sedangkan dalam metode non-konvensional dikenal tiga macam tolok ukur profitabilitas, yaitu Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), dan Internal Rate of Return (IRR).
6. Pencatatan Keuangan
Keuangan yang masuk dan keluar oleh sebuah perusahaan wajib untuk dibukukan, hal ini berkaitan dengan jumlah omzet yang didapat oleh perusahaan sehingga dapat dilihat neraca serta statistik laba yang diperoleh  perusahaan dari satu periode secara kontinyu. Pembukuan keuangan perusahaan biasanya dilakukan oleh staff accounting dengan mengambil berbagai sumber keuangan, seperti produksi, penjualan, marketing , dan bagian perusahaan lainnya.
Untuk  filenya dapat di download dibawah ini :
Tugas Softskill..
Aspek Legal Perusahaan:
1. Bagus Dyan Permadi
SDM & Struktur Organisasi:
Aspek Pemasaran
3. Aldy Pranata
Aspek Keuangan
3. Achmad Syarief

Rabu, 23 Oktober 2013

PERUSAHAAN DELL

Perusahaan Dell

Dell, Inc. (NASDAQ: DELL), adalah sebuah perusahaan berbasis di Round Rock, Texas, Amerika Serikat, memproduksi dan memasarkan perangkat keras komputer (kebanyakan klon IBM). Sebagian pasarnya berada di komputer pribadi, namun Dell juga menjual server, alat penyimpanan data, switch jaringan, dan kluster komputer untuk perusahaan.

Pada 2005 Dell, Inc. telah menjadi salah satu perusahaan yang paling dipandang. Pada Februari 2005, Dell tampil di tempat pertama di dalam urutan "Perusahaan Paling Dibanggakan" majalah Fortune.

Sejarah
Awal Mula dan Evolusi

Michael Dell yang saat itu sedang berkuliah di University of Texas, Austin pada tahun 1984 mendirikan sebuah perusahaan PC's Limited dengan modal awal $1000. Perusahaan yang pada awalnya dijalankan dari luar area kampus tepatnya di sebuah kamar asrama di Dobie Center, mempunyai tujuan awal sebagai penjual komputer IBM-compatible yang dirakit dari komponen-komponen yang telah disediakan. Michael Dell menjalani bisnisnya dengan keyakinan bahwa menjual komputer secara langsung ke konsumen dapat membantu PC's Limited lebih memahami kebutuhan konsumen dan mampu memberikan solusi efektif atas kebutuhan tersebut. Michael Dell berhenti dari sekolah agar dapat lebih memfocuskan diri terhadap bisnisnya yang sedang berkembang.

Pada tahun 1985, perusahaan memproduksi (di Zimbabwe) komputer pertamanya yang diberi nama "Turbo PC". Komputer yang merupakan hasil rancangan sendiri tersebut menggunakan prosesor Intel 8088-compatible dan berjalan pada kecepatan 8MHz. Sistem komputer tersebut ditawarkan melalui majalah komputer nasional untuk penjualan langsung kepada konsumen. Konfigurasi dari komputer yang ditawarkan masih dapat diubah sesuai dengan kebutuhan konsumen berdasarkan pilihan-pilihan konfigurasi yang ada. Penawaran ini memungkinkan harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan merek-merek ritel yang sudah ada dan kemudahan bagi konsumen dengan tidak perlu merakit komponen sendiri. Walaupun bukan termasuk perusahaan pertama yang berbisnis dengan model usaha seperti ini, PC's Limited merupakan salah satu perusahaan pertama yang sukses dengan model usaha tersebut. Perusahaan Dell meraih pendapatan kotor lebih dari $73 juta pada tahun pertama.

Pada tahun 1989, PC's Limited mengoperasikan program on-site-service (layanan ditempat) pertama kali sebagai pengganti dari pusat layanan yang biasa disediakan oleh peritel-peritel lokal. Juga pada tahun 1987, perusahaan mulai beroperasi di Inggris; diikuti dengan 11 negara-negara lain dalam kurun waktu 4 tahun. Pada tahun 1989, estimasi nilai bisnis perusahaan naik dari $30 juta menjadi $80 juta yang berasal dari penawaran saham publik awal (initial public offering) sebanyak 3,5 juta lembar saham dengan harga $8,50 per lembarnya. Kemudian pada tahun 1988 perusahaan berubah nama menjadi "Dell Computer Corporation"

Pada tahun 1990, Dell Computer Corporation mencoba menjual produk-produknya secara tidak langsung melalui warehouse-clubs dan computer-superstores, namun memperoleh hasil yang kurang memuaskan, dan kembali fokus pada model usaha penjualan produk langsung ke konsumen. Pada tahun 1992, Majalah Fortune memasukan Dell Computer Corporation kedalam daftar 500 perusahan besar dunia.

Pada tahun 1996, Dell mulai menjual produk melalui internet.

Pada tahun 1999, Dell mengambil alih perusahaan Compaq dan menjadi penjual Computer Personal terbesar di Amerika Serikat dengan pendapatan $25 Milyar sesuai dengan laporan bulan Januari 2000. Untuk melengkapi expansi diluar komputer, para pemegang saham setuju mengubah nama perusahaan menjadi "Dell Inc." pada rapat tahunan perusahaan tahun 2003.

Pada bulan Maret 2002, Dell mencoba memasuki pasar multimedia dan home-entertainment dengan memperkenalkan produk televisi, handhelds, dan pemutar suara digital. Dell juga memproduksi printer Dell untuk pengguna rumahan dan kantor-kantor kecil. Michael Dell mengundurkan diri sebagai CEO pada tanggal 16 Juli 2004, namun tetap mempertahankan kedudukan sebagai Ketua Dewan Komisaris. Kevin Rollins yang telah memegang berbagai jabatan eksekutif di perusahaan Dell, ditunjuk sebagai CEO yang baru.

Pada tanggal 22 Desember 2004, perusahaan Dell mengumumkan akan membangun pusat perakitan baru di daerah Winston-Salem, Carolina Utara; Dewan pemerintahan kota menyediakan paket insentif sebesar $37,2 Juta untuk Dell; Amerika Serikat memberikan $250 Juta paket insentif dan pengurangan-pengurangan pajak.

Pada bulan Januari 2005, kontribusi penjualan dari pasar internasional pada kedua kuartal tahun fiskal 2005 meningkat, sesuai dengan pengumuman yang diungkapkan perusahaan.

Pada bulan Februari 2005, Dell muncul pertama kali dalam daftar "Perusahaan yang Paling Disegani' yang dikeluarkan oleh Majalah Fortune.

Pada bulan November 2005, Majalah BusinessWeek mengeluarkan artikel "It's Bad to Worse at Dell" yang berisi tentang ketidakmampuan Dell dalam memenuhi target perkiraan pemasukan dan penjualan yaitu lebih buruk daripada yang diperkirakan pada kinerja finansial kuartal ketiga -suatu pertanda buruk untuk perusahaan yang selalu menghargai rendah pemasukannya. Dell mengakuinya bahwa cacat kapasitor yang terdapat pada motherboard Optiplex GX270 dan Optiplex GX280 saja sudah menghabiskan dana perusahaan sebesar $300 Juta. CEO Kevin Rollins sebagian menyalahkan buruknya kinerja perusahaan pada fokus PC low-end

Pada tanggal 23 Maret 2006, Dell membeli perusahaan pembuat perangkat keras komputer Alienware. Rencananya, Allienware tetap diijinkan beroperasi secara independen melalui manajemen yang sudah ada. Diharapkan Allienware dapat memperoleh manfaat dari proses produksi Dell yang efisien.

Pada tanggal 31 Januari 2007, Kevin Rollins, CEO perusahaan yang mejabat sejak tahun 2004, mengundurkan diri dari jabatan CEO dan Direktur secara tiba-tiba. Michael Dell kembali masuk sebagai CEO perusahaan. Investor dan para pemegang saham lainnya beranggapan pengunduran diri Kevin Rollins diakibatkan oleh buruknya performa perusahaan. Pada saat yang sama, perusahaan mengumumkan untuk keempat kalinya dalam lima kwartal bahwa pendapatan perusahaan akan gagal mencapai prakiraan analis yang telah ditetapkan.

Pada bulan Februari 2007, Dell menjadi subyek penyelidikan resmi yang dilakukan oleh US SEC dan US Attorney General dari Distrik Selatan, New York. Perusahaan belum secara formal membukukan laporan keuangan antara kuartal ketiga atau keempat pada tahun fiskal 2006, dan beberapa tuntutan melawan hukum lainnya yang merupakan sebagai akibat dari (buruknya) performa fiskal baru-baru ini (2007). Minimnya laporan keuangan formal dapat mengakibatkan sebuah perusahaan dikeluarkan dari daftar NASDAQ, namun Dell menanggapi kemungkinan tersebut sehingga perdagangan saham dapat mungkin terus dilakukan dengan normal.

Pada tanggal 1 Maret 2007, Dell mengeluarkan pendahuluan laporan keuangan empat bulanan yang menunjukkan penjualan kotor sebesar $14,4 Milyar, turun 5% dari tahun sebelumnya, dan pendapatan bersih sebesar $687 Juta (30 sen per saham), turun 33%. Pendapatan bersih perusahaan mungkin saja lebih rendah lagi jika tidak dilakukannya penghilangan bonus-bonus karyawan, yang kalau dihitung sekitar 6 sen per saham. NASDAQ telah memperpanjang tenggat waktu untuk pembukuan laporan keuangan sampai 4 May.
Dell dan AMD

Pada tanggal 17 Agustus 2006, Dell merilis kepada press bahwa mulai bulan September 2006, komputer desktop Dell Dimension akan menggunakan prosesor-prosesor dari AMD dan pada akhir tahun Dell akan merilis dua-soket, server multi-procesor dengan prosesor AMD Opteron, beralih dari prosesor Intel seperti yang biasa dilakukan Dell pada masa-masa sebelumnya.

CNet News.com pada tanggal 17 Agustus 2006 mengemukakan bahwa CEO Dell Kevin Rollins adalah orang dibalik langkah Dell terhadap teknologi prosesor AMD untuk mencapai efektivitas biaya. Senior VP AMD dari bidang bisnis komersil, Marty Seyer mengantakan "Langkah Dell menawarkan produk-produk yang berbasiskan prosesor AMD adalah merupakan sebuah kemenangan untuk Dell, industri dan lebih penting lagi bagi konsumen Dell".

Pada tanggal 23 Oktober 2006, Dell mengumumkan dua server baru berbasikan AMD - the PowerEdge 6950 dan PowerEdge SC1435 - sebagai tanda dimasukinya pasar server berbasikan AMD.

Pada tanggal 1 November 2006, Website Dell mulai menawarkan notebook-notebook yang menggunakan prosesor AMD (Inspiron 1501 dengan layar 15,4") dengan pilihan single-core MK-36 prosesor, dual-core Turion X2 chips atao Mobile Sempron.
Dell dan Linux

Pada tanggal 26 Februari 2007, Dell mengumumkan pihaknya telah memulai program untuk menjual dan mendistribusikan komputer-komputer yang telah diinstall dengan Linux terlebih dahulu. Dell mengindikasikan bahwa SUSE Linux dari Novell yang akan digunakan pertama kali. Namum, pada tanggal 27 Februari 2007 Dell menyatakan pihaknya tidak mempunyai rencana untuk menjual komputer yang teristall dengan Linux berkaitan dengan pengumuman yang telah diumumkan sebelumnya. Pada tanggal 28 Maret 2007, Dell mengumumkan akan mulai memasarkan beberapa komputer desktop dan laptop yang telah terinstal dengan Linux, namun tak ada petunjuk pasti mengenai distribusi Linux atau perangkat keras mana yang akan digunakan. Menurut halaman institusi Dell, pendiri Dell, Michael Dell menggunakan GNU/Linux distribusi Ubuntu 7.04 Feisty Fawn di laptopnya. Pada tanggal 1 May 2007, Dell mengumumkan akan memasarkan produk yang menggunakan Linux distribusi Ubuntu. Pada tanggal 24 May 2007, Dell mulai menjual laptop, komputer kelas ekonomis, dan PC kelas atas yang menggunakan Linux Ubuntu 7.04

Dell Inc. tampaknya lebih memfokuskan pada usaha-usaha untuk mengurangi biaya ketimbang mengeluarkan inovasi baru. Hal ini sejalan dengan sejarah perusahaan dalam memasarkan unit-unit dengan biaya yang seminimal mungkin melalui penjualan langsung ke konsumen. Dalam interview dengan Business Week, Tuan Dell mengatakan, "Perusahaan ini tahu bagaimana caranya melakukan sesuatu yang pernah dilakukan sebelumnya dengan baik."
Pembelian 2013

Awal mula perkembangan pendapatan
Setelah sejumlah rumor beredar pada 11 Januari 2013, Dell akhirnya mengumumkan pada tanggal 5 Februari 2013 bahwa mereka akan kembali menjadi perusahaan swasta melalui pembelian terutang senilai $24,4 miliar dan otomatis mengeluarkan perusahaannya dari NASDAQ dan Bursa Saham Hong Kong, sehingga saham-sahamnya tidak lagi diperdagangkan di bursa saham publik.Michael Dell dan Silver Lake Partners, dibantu pinjaman dari Microsoft sebesar $2 miliar, akan membeli kembali sahamnya dengan harga $13,95 per lembar. Pembelian senilai $24,4 miliar ini merupakan pembelian terutang terbesar yang dibantu ekuitas swasta sejak krisis keuangan 2007 lalu. Pembelian ini juga merupakan pembelian teknologi terbesar yang pernah ada, melampaui pembelian Freescale Semiconductor senilai $17,5 miliar pada tahun 2006. Pendiri Dell, Michael Dell, merasa "yakin transaksi ini akan membuka bab baru yang menarik bagi Dell, para pelanggan dan anggota tim kami". Pesaing Dell, Lenovo, menyatakan bahwa "pergerakan finansial sejumlah pesaing lama kami tidak akan mengubah operasi kami". Sementara itu, HP memberikan tanggapan yang agak negatif bahwa pembelian ini dapat memengaruhi inovasi produk Dell sebagaimana biasanya.







Merk-merk dan Cakupannya
Perusahaan Dell memasarkan merk-merk khusus untuk kelompok konsumen yang berbeda. Biasanya, merk Optiplex, Latitude dan Precision ditujukan untuk kalangan bisnis mengengah dan skala besar, dimana iklan perusahaan lebih menekankan pada masa pakai yang panjang, keandalan dan kemampuan untuk terus beroperasi. Merk Dimension, Inspiron dan XPS lebih berorientasi pada konsumen, pelajar, dan lingkungan rumah-kantoran skala kecil, menekankan pada harga, performa dan kemampuan untuk dikembangkan lebih lanjut. Tahun 2005, Dell memperkenalkan kembali merk Dell XPS yang ditujukan pada pasar gamer yang mampu mendatangkan banyak keuntungan. Sistem desktop XPS menggunakan warna perak ketimbang hitam untuk warna casing seperti yang biasa ditemukan pada PC Dell keluaran-keluaran terbaru. Dell juga menambah keanekaragaman jajaran produknya meliputi USB Keydrives, LCD Televisions dan printer.

Pendapatan pertahun perusahaan dell
Perkembangan IT di dunia tidak hanya mempengaruhi perkembangan teknologi manusia secara keseluruhan, tetapi juga mempengaruhi ekonomi yang berkaitan dengan bidang IT. Analis memperkirakan industri teknologi informasi (IT) akan berkembang dari $1,2 triliun dolar di tahun 2007 ke $1.5 triliun dolar di tahun 2010, yang ditunjukkan dalam persentase kenaikan sebanyak 7,7 persen. Dalam proyeksi total 2010 ditunjukkan :
*sekitar $560 miliar dolar diperkirakan berasal dari perangkat keras (hardware) antara lain: PC’s, servers, perangkat penyimpanan data, perlengkapan jaringan (network), printer dan perlengkapan pendukung.
*sekitar $327 miliar dolar untuk perangkat lunak (software)
*sekitar $613 triliun untuk layanan servis
Dari tahun 1980 sampai 2000, pengeluaran industri IT telah berkembang dengan rata-rata persentase kenaikan sebesar 12 persen. Akan tetapi perkembangan ini mengalami penurunan pada  tahun  2001 sebesar 1 persen, penurunan sebesar 2,3 persen di tahun  2002 dan akhirnya mengalami sedikit kenaikan sebesar single digit pada tahun 2003. perkembangan IT selanjutnya mengalami kenaikan cepat pada tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007 dengan rentang 5-10 persen.
Perkembangan lambat pengeluaran industri IT pada 2001-2007 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :
*lesunya perkembangan ekonomi di banyak negara pada rentang waktu tahun 2001-2003
*investasi berlebihan (over investment) di industri IT pada periode tahun 1995-1999
*turunnya harga per unit untuk banyak produk IT (khususnya PC’s dan server)
berkembangnya perangkat keras (hardware) berharga rendah dan memiliki komponen standar yang memiliki berbagai fungsi menggunakan sistem operasi windows dan linux. Titik penjualan yang menarik sebagian besar customer IT terhadap perangkat diatas adalah standarisasi, fleksibilitas, modularitas, kemudahan, nilai guna ekonomi, nilai perangkat tersebut secara keseluruhan.

Terdapat berbagai faktor penggerak yang berkontribusi dalam meningkatnya pengeluaran global untuk produk teknologi informasi (IT) dan servisnya sejak tahun 2004, antara lain :
Ledakan penggunaan informasi digital serta kontennya. Foster Research menyebutkan bahwa data digital di dunia akan mengalami kenaikan dua kali lipat pada setiap tiga tahun, fenomena dapat mengakibatkan produksi IT meningkat lebih dari enam kali lipat dalam data antara tahun 2003 sampai 2010.
Cepatnya perkembangan aktivitas  mesin pencari situs web (search engine), email, pesan text, situs jejaring social berbasis web seperti Myspace dan Facebook, blog, dan game online. Hal ini menciptakan permintaan perangkat digital dunia, permintaan toko yang menyediakannya, meningkatnya permintaan volume informasi digital dan kontennya.
Cepatnya perkembangan permintaan untuk produk teknologi informasi di pasar yang berkembang di seluruh penjuru dunia (di negara berkembang seperti Brazil, Rusia, China, India, dan beberapa negara di Asia Tenggara dan Eropa Utara dimana lebih dari separuh populasi penduduk dunia berada).
Perkembangan volume konten produk yang memiliki kurangnya keotentikan dan keamanan yang seharusnya, ditambah konten konten tersebut sudah mendunia. Dan akhirnya pengharapan konsumen IT cenderung berubah, konsumen ingin akses instan ke konten IT apapun perangkat yang digunakan dan berasal dari mana, dan toleransi mereka terhadap kompleksitas berkurang. Semua aspek pasar IT global menciptakan kesempatan besar bagi provider IT dan tantangan besar bagi pengguna IT
Tabel dibawah menunjukkan data aktual dan proyeksi data penjualan PC pada tahun 1980-2012 berdasarkan peneliti industri International Data Corporation (IDC). Berdasarkan Gartner Research, miliaran PC telah dikapalkan pada July 2002, miliaran PC telah terjual dan estimasi sekitar 550 juta sedang dalam penggunaan. Forrester Research memperkirakan jumlah penggunaan PC di seluruh dunia akan  mencapai lebih dari 1 miliar pada akhir tahun 2008 (naik dari 575 juta dari tahun 2004) dan akan mencapai  1.3 miliar pada tahun 2011 dan 2.0 miliar pada tahun 2016. Dengan populasi dunia yang lebih dari 6 miliar, sebagian besar pelaku industri percaya adanya kesempatan yang besar perkembangan pasar PC. Perkembangan potensial untuk pasar PC cendeung kuat pada negara Rusia, China, India, beberapa negara asia dan sebagian besar amerika latin (khususnya Brazil dan Mexico).
Visi dan misi perusahaan dell
Dell, Inc. mempunyai Visi :Melalui komunitas partnership yang efektif dan strategis, Dellmembantu program pelayanan pendidikan yang menempatkan aksesteknologi yang paling kritis dan dasar yang diperlukan olehkomunitas Dell sebagai prasyarat untuk sukses di dunia digital Misi :• Menjadi perusahaan komputer yang paling berhasil di dunia dalam hal memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.• Berusaha memenuhi harapan terbaik para pelanggan terhadap kualitas, teknologi, harga, tanggung jawab dan pelayanan.• Menjadi perusahaan yang memiliki kemampuan penyesuaian yang fleksibel, karyawan yang bisa saling bekerja sama, dan memiliki kestabilan finansial.
Tujuan perusahaan dell
Tujuan Perusahahaan Dell, Inc • Menguasai pasar komoditas dengan teknologi standar yang mudah diperoleh. • Menurunkan harga lebih cepat dibanding pesaing lain.

Jumat, 20 April 2012

TUGAS PBO INHERITANCE DAN POLIMORFISME

TUgas PBO INHERITANCE DAN POLIMORFISME
Oleh : Rizki Fajar Agung 56410130 dan Achmad Syarief 50410094 (2IA14)

INHERITANCE

Inheritance adalah konsep penting dalam pemrograman berorientasi objek. Bila diterjemahkan secara harafiah, artinya adalah Pewarisan.
Istilah Inheritance akan lebih sering digunakan karena istilah ini sudah dikenal luas dalam dunia pemrograman internasional. Fungsi utama inheritance adalah untuk membuat Class baru dari class yang sudah ada.
Inheritance menjadikan suatu class menjadi lebih reusable dalam arti lebih berguna karena dapat digunakan untuk menghasilkan class-class lain yang lebih spesifik. Apabila ada suatu class mewarisi class lain maka dalam definisi class harus ditambakan extends.Pengertian Inheritance disebut juga (Pewarisan)  memakai variabel data fungsi (method) dari kelas yang sudah ada tersebut serta menambah atribut/pelaku yang baru, kelas baru otomatis memiliki variabel atau fungsi yang dimiliki kelas asal.sebagai berikut listing programnya.
LISTING KALKULATOR JAVA
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;

public class kalkulator extends JFrame implements ActionListener
{

 JLabel label1= new JLabel("Nilai A:");
 JLabel label2= new JLabel("Nilai B");
 JLabel label3= new JLabel("Hasil");
 JLabel label4= new JLabel();
 JTextField n1 = new JTextField();
 JTextField n2 = new JTextField();
 JTextField hasil = new JTextField();
 JButton tambah=new JButton("+");
 JButton kurang=new JButton("-");
 JButton kali=new JButton("*");
 JButton bagi=new JButton("/");
 JPanel panel =new JPanel();
double c;
    public kalkulator()
    {
        setSize(300,300);
        setTitle("Kalkulator");
        panel.setLayout(null);
        setLocationRelativeTo(null);
        label1.setBounds(20, 50,50 , 20);
        label2.setBounds(20, 80, 50, 20);
        n1.setBounds(70, 50, 100, 20);
        n2.setBounds(70, 80, 100, 20);
        tambah.setBounds(20, 120, 50, 20);
        kurang.setBounds(80, 120, 50, 20);
        kali.setBounds(140, 120, 50, 20);
        bagi.setBounds(200, 120, 50, 20);
        label3.setBounds(20, 150, 50, 20);
        label4.setBounds(80, 150, 100, 20);
        tambah.addActionListener(this);
        kurang.addActionListener(this);
        kali.addActionListener(this);
        bagi.addActionListener(this);
        panel.add(label1);
        panel.add(label2);
        panel.add(n1);
        panel.add(n2);
        panel.add(tambah);
        panel.add(kurang);
        panel.add(kali);
        panel.add(bagi);
        panel.add(label3);
        panel.add(label4);
        getContentPane().add(panel);
        setVisible(true);
    }
    public void actionPerformed(ActionEvent e)
    {
        double a=Double.parseDouble(n1.getText());
        double b=Double.parseDouble(n2.getText());
        if(e.getSource()==tambah)
        {
            c=a+b;
            label4.setText(""+c);
        }
        else if(e.getSource()==kurang)
        {
            c=a-b;
            label4.setText(""+c);
        }
        else if(e.getSource()==kali)
        {
            c=a*b;
            label4.setText(""+c);
        }
        else if(e.getSource()==bagi)
        {
            c=a/b;
            label4.setText(""+c);
        }
    }


}

LISTING KONVERSI JAVA
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;

public class konversi extends JFrame implements ActionListener
{
 JLabel label1= new JLabel("CELCIUS");
 JLabel label2= new JLabel("HASIL CONVERT");
 JTextField celcius = new JTextField();
 JTextField hasilkon= new JTextField();
 JButton kelvin=new JButton("Kelvin");
 JButton fahren=new JButton("Fahrenheit");
 JButton ream=new JButton("Reamur");
 JPanel panel =new JPanel();
 double h;
   public konversi()
   {
        setSize(400,300);
        setTitle("Konversi Suhu");
        panel.setLayout(null);
        setLocationRelativeTo(null);
        label1.setBounds(20, 50,50 , 20);
        celcius.setBounds(70, 50, 100, 20);
        kelvin.setBounds(20, 120, 100, 20);
        fahren.setBounds(140, 120, 100, 20);
        ream.setBounds(250, 120, 100, 20);
        label2.setBounds(20,150,120,25);
        hasilkon.setBounds(140,150,120,20);
        celcius.addActionListener(this);
        kelvin.addActionListener(this);
        fahren.addActionListener(this);
        panel.add(label1);
        panel.add(celcius);
        panel.add(kelvin);
        panel.add(fahren);
        panel.add(ream);
        panel.add(label2);
        panel.add(hasilkon);
        this.getContentPane().add(panel);
        setVisible(true);
   }
    public void actionPerformed(ActionEvent e)
   {
        double c=Double.parseDouble(celcius.getText());
    if(e.getSource()==kelvin)
    {
      h=273+c;
      hasilkon.setText(""+h);
    }
    else if(e.getSource()==fahren)
    {
      h=(c*1.8)+32;
      hasilkon.setText(""+h);
    }
    else if(e.getSource()==ream)
    {
      h=c*0.8;
      hasilkon.setText(""+h);
    }
   }
}

POLIMORFISME

Polimorfisme adalah kemampuan untuk memperoleh bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan polimorfis, bila objek-objek itu mempunyai antar muka-antarmuka identik namun mempunyai perilaku-perilaku berbeda. Bentuk ini memungkinkan kita menganggap sekelompok objek dengan tipe-tipe berbeda seperti dimiliki oleh suatu tipe yang sama. Polimorfisme merupakan fitur yang terjadi karena interaksi setiap konsep pewarisan dan dynamic binding. Contohnya pintu dan jendela memiliki perilaku yang sama yaitu dapat dibuka dan ditutup, namun untuk menutup jendela dilakukan misalnya dari atas ke bawah (vetikal), sedangkan pintu dari depan ke belakang (horizontal).Lalu setelah program yang terdapat diatas sudah tidak ada yang erorr hasil plimorfisme keduanya akan tampil dalam program berikut ini:

LISTING MENUUTAMA JAVA
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;

public class menuutama extends JFrame implements ActionListener
{
 kalkulator kal;
 konversi kon;
 JLabel label1= new JLabel("MENU");
 JLabel label2= new JLabel("1. Kalkulator");
 JLabel label3= new JLabel("2. Konversi");
 JLabel label4= new JLabel("3. exit");
 JLabel label5= new JLabel("pilih");
 JTextField pilihan = new JTextField();
 JButton ok=new JButton("ok");
 JPanel panel =new JPanel();

 public menuutama()
 {
     setTitle("Menu");
     setSize(300,200);
     setLocationRelativeTo(null);
     label1.setBounds(this.getWidth()/2,10,100,20);
     label2.setBounds(50, 30, 100, 20);
     label3.setBounds(50, 55, 100, 20);
     label4.setBounds(50, 75, 100, 20);
     label5.setBounds(20, 100, 50, 20);
     pilihan.setBounds(50,100 ,100, 20);
     ok.setBounds(160, 100, 50, 20);
     ok.addActionListener(this);
     panel.setLayout(null);
     panel.add(label1);
     panel.add(label2);
     panel.add(label3);
     panel.add(label4);
     panel.add(label5);
     panel.add(pilihan);
     panel.add(ok);
     getContentPane().add(panel);
        
 }

    public void actionPerformed(ActionEvent e)
    {
        if (e.getSource()==ok)
        {
        int pil=Integer.parseInt(pilihan.getText());
        switch(pil)
        {
            case 1:kal=new kalkulator();
                   break;

            case 2:kon= new konversi();
                    break;

            case 3:System.exit(0);
        }
        }
    }

    public static void main(String [] args)
    {
        menuutama tampilan=new menuutama();
        tampilan.setVisible(true);
        tampilan.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
    }


}

OUTPUT


                  


                                                 

                                  





Kamis, 12 April 2012

pengertian enkapsulasi dan contoh programnya


Pengertian Enkapsulasi dan Contoh Program Sederhananya

Pengertian Enkapsulasi dan Contoh Program Sederhananya
Oleh : Rizki Fajar Agung 56410130 dan Achmad Syarief 50410094 (2IA14)

Pengertian Enkapsulasi
Enkapsulasi adalah suatu cara untuk menyembunyikan informasi detail dari suatu class. Dua hal yang mendasar dalam enkapsulasi yakni : Information hiding , Interface to access data. Sebelumnya kita dapat mengakses anggota class baik berupa atribut maupun method secara langsung dengan menggunakan objek yang telah kita buat. Hal ini dikarenakan akses kontrol yang diberikan kepada atribut maupun method yang ada di dalam class tersebut adalah ‘public’. Kita dapat menyembunyikan informasi dari suatu class sehingga anggota class tersebut tidak dapat diakses dari luar, caranya adalah hanya dengan memberikan akses kontrol ‘private’ ketika mendeklarasikan atribut atau method. Proses ini disebut dengan information hiding. Jika kita telah melakukan information hiding terhadap suatu atribut pada suatu class, lalu bagaimana cara melakukan perubahan terhadap atribut yang kita sembunyikan tersebut, caranya adalah dengan membuat suatu interface berupa method untuk menginisialisasi atau merubah nilai dari suatu atribut tersebut yang dinamakan dengan interface to access data. Dalam enkapsulasi terdapat hak akses public, protected, dan private. Hak akses public memungkinkan semua kelas mengaksesnya, hak akses protected hanya diberikan kepada kelasnya sendiri dan turunannya, serta kelas-kelas dalam satu paket. Sedangkan private hanya boleh diakses oleh kelasnya sendiri. Mengapa jika hak akses public pada konstruktor manusia di ganti dengan PRIVATE, program akan ERROR ? Private, adalah level proteksi untuk andi yang berada di dalam manusia. Si andi tidak boleh keluar dari manusia karena mempunya level proteksi paling tinggi. Dalam implementasinya, field dengan level proteksi private hanya dapat diakses di dalam class tersebut. Dalam teori, dapatkah kita memberikan hak akses pada konstruktor??? Constructor berfungsi untuk menginisialisasi obyek dari class dan mempersiapkan ruang memory, sedangkan destructor menghapus dan membersihkan obyek ketika sudah tidak terpakai dan membebaskan memory yang tadinya terpakai. Constructor method merupakan method yang namanya sama dengan nama classnya dan bersifat public tapi tidak berjenis void ataupun non void. Constructor dapat menerima parameter namun tidak bisa mengembalikan nilai apapun. Bagaimana solusi agar program dapat berjalan?? Konstruktor diubah menjadi protected atau public atau bisa juga menerapkan interface to access.
Program Sederhana
class belajar{
public String x =”Pintar”;
private String y = “Java”;
}
Pintar.Java
public class Pintar{
public static void main(String[]args){
Coba panggil = new Belajar();
System.out.println(“Panggil X : “+panggil.x);
System.out.println(“Panggil Y : “+panggil.y);
}}

Jumat, 06 April 2012

Perbedaan pemrograman berbasis objek dan terstruktur



Pengertian Enkapsulasi dan Contoh Program Sederhananya
Oleh : Rizki Fajar Agung 56410130 dan Achmad Syarief 50410094 (2IA14)

Object Oriented Programing atau yang biasa dikenal dengan OOP adalah suatu pemrograman yang mengarah pada objek. Object oriented juga disebut sebagai paradigma pemrograman.
Procedural Programming atau biasa disebut dengan pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang disusun berdasarkan urutan tertentu.
Perbedaan mendasar antara OOP dan pemrograman terstruktur adalah:
Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sedangkan untuk pemrograman terstruktur, menggunakan prosedur/tata cara yang teratur untuk mengoperasikan data struktur
Untuk tata nama, keduanya pun memiliki tatanan yang sama walaupun memiliki pengertian tersendiri:
object oriented menggunakan “method” sedangkan terstruktur menggunakan “function”. Bila di OOP sering didengar mengenai “objects” maka di terstruktur kita mengenalnya dengan ” modules”. Begitu pula halnya dengan “message” pada OO dan “argument” pada terstruktur. “attribute” pada OO juga memiliki tatanan nama yang sepadan dengan “variabel” pada pemrograman terstruktur.
Persamaan kedua pemrogaman
adalah keduanya termasuk ke dalam pemodelan pemrograman yang digunakan dewasa ini.
Mana yang lebih baik
tidak ada yang dapat dikatakan lebih baik karena keduanya memiliki spesifikasi tersendiri dalam pemrogramannya. Hal ini juga tergantung pada bagaimana pribadi si pemrogram ingin menyusun program yang akan dibuatnya. Apakah lebih suka menggunakan yang berorientasikan pada objek maupun pemrograman yang terstruktur.
Kapan sama2 baik
Pemrograman prosedural akan dikatakan lebih baik apabila dalam segala situasi melibatkan kompleksitas moderat atau yang memerlukan signifikan kemudahan maintainability. Manfaat yang dirasakan dalam penggunaan pemrograman prosedural adalah kemampuan kembali menggunakan kode yang sama tanpa menggunakan kode yang berbeda ataupun mengkopinya kembali. Dengan menggunakan “goto”, memudahkan programmer melacak kumpulan data sehingga menghindarkan pemrograman terstruktur menjadi seperti spagethii code.
Pemrograman berorientasikan objek dikatakan lebih baik apabila Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.